Alo! Lama tak berjumpa kawanku.
Entah angin apa yang membuat gue akhirnya mampir kembali untuk mengukir kisah
di blog ini. Selalu pada akhirnya jiwa kecil gue terpanggil untuk kembali ke sudut
ternyaman, menulis bak orang gila dan menertawakan kebodohan sendiri di
kemudian hari.
Beberapa hari yang lalu ada
perhelatan akbar yang diadakan di Indonesia
Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, yaitu konser boygroup yang katanya “masih bau kencur tapi udah ngoleksi award
segunung” a.k.a Wanna One.
Wanna One World Tour < ONE : THE WORLD >.
![]() |
| cr : Loket.com |
Then,
gue nonton. Sekali lagi, GUE NONTON. WUIH. Seorang Fathia akhirnya nonton
konser. Gue juga nggak nyangka bisa beneran dateng kesana.
Ceritanya panjang banget kenapa akhirnya gue—yang udah tobat per-Kpop-an—bisa ngefans
“kesebelasan” ini dan pada akhirnya bisa nonton konser. Tapi, untuk postingan kali ini gue mau fokus buat
ngasih TIPS-TIPS KONSER DI ICE BSD.
YUHU!
Tips
yang gue kasih berdasarkan hikmah yang gue dapatkan kelar konser. Nggak
tau ini sebagai dalih pembenaran atas khilafnya gue transfer duit untuk beli
tiket atau beneran ada hikmah yang gue dapat. Iyain aja deh pat.
Mungkin ini bakal lumayan panjang,
tapi kalian nikmatin aja okey. Okesip.
1. Selalu update perkembangan apapun
soal konser si doi
Nggak mesti sih tiap menit jadi
nge-resfresh timeline, dunia nyata lebih penting dari dunia maya man. Tapi doi juga penting sih, ehem.
So, pastikan ada satu akun yang di-follow
di social media yang ngasih tahu info tentang konser dan ticketing. Plis, nggak lucu kalau misalnya baru sadar doi mau
konser pas mereka udah nyampe di bandara Cengkareng.
2. Siap tabungan. Kita nggak tahu
seberapa cepat waktu berlalu tiba-tiba udah ticket war aja.
Biasanya info soal konser dan
ticketing dikasih jeda, kalau Wanna One kemarin kira-kira sebulan atau dua
bulan sebelumnya. Rentang waktu ini dimanfaatkan yang bener guys, banyak banget yang bisa dilakukan.
Ngeliatin price list, nyesuain sama
kemampuan dompet, persiapan puasa kalau misalnya duit nggak cukup demi
menghemat duit jajan, siapin kata-kata pamungkas ke orang tua untuk minta tambahan
seandainya tabungan plus duit jajan tetap nggak cukup, atau tiba-tiba nyari
kontak kerja part-time demi
kelancaran untuk ketemu doi. Tapi
kalau misalnya udah pada tajir melintir yaudah nggak apa-apa, gue minta
disantunin dikit boleh lah ya. Ehe.
3. Carilah jastip (jasa titip) tiket
yang bener.
Biasanya hari-hari sebelum ticket war ada banyak akun yang nawarin
jastip dengan fee sekitaran 100k –
300k, beberapa akun bahkan udah sering urusan titip-menitip tiket begini. Gue
dengar kemarin ada yang buka slot sampe 200 lebih tiket. Gue nggak tahu
prosesnya gimana sih, tapi ini kerjaan mantep banget guys, soalnya dari ticket war kemudian jadi e-ticket lalu ticket beneran, (bentuk wristband, etc) mereka semua yang ngurusin. Tapi, jastip juga nggak menjamin, gue dapat kabar pas konser Wanna one kemarin, beberapa orang nggak dapet
tiket walaupun udah pake jastip. Jadi sesuaikan dengan kemampuan mbak-mas
sekalian sanggup “perang” atau engga.
Gue kemarin beruntung banget,
serius, nggak paham lagi, HUAH. Gue ketemu mbak jastip yang bak malaikat ini
atas rekomendasi kating di kampus, cerita lengkapnya mungkin bakal gue beberkan
di postingan selanjutnya, tapi gue literally
peluk si mbak sebelum masuk venue.
4. Seat plan
Ini menyangkut ketahanan fisik Anda sekalian dan tujuan utama nonton
konser. Kalau Anda tahan berdiri sambil berusaha menyelematkan nyawa di
tengah-tengah fangirling-an, ambil
yang standing. Section nya pasti
sekitar main stage dan extended stage. Lumayan banget guys, doi berasa deket banget walaupun tetap
mustahil untuk diraih. Cailah. Peluang di notis juga lebih besar, walaupun tetep kemungkinannya 1:50. Tapi ini harus beneran tahan banting, nggak ada yang
tahu kalau misalnya konser tiba-tiba ricuh karena promotor nambah penonton di
luar kapasitas kuota misalnya, ups.
Untuk yang nggak kuat berdiri
lama-lama, ambil yang seat aja. Nyawa
Anda lebih penting. Gue kurang tahu kalau hall
konser yang lebih besar, tapi pas gue liat konser Wanna one kemarin seat section nggak jauh-jauh banget,
malah bisa nikmatin view keseluruhan performance dengan lebih santai.
Tambahan, cari
deh fancam Wanna One pas tampil Always
kemarin, bagus banget, mau nangis liatnya. Huhuhu. Jadi pengen nonton lagi kan gue T_T
5. Cari info si doi a.k.a bias ente sekalian sering nangkring dimana, right or left.
Ini patut dipertimbangkan guys,
terutama yang standing. Gemes aja
gitu loh, soalnya gue kemarin miss
banget ini buat nyari info “si mas” dimana. Abis ticket war, mbak jastip bilang kalau tiket gue udah dapat di section kanan, pas gue nyari info ternyata
“si mas” ada di section kiri.
Sebenarnya para member pasti keliling stage,
tapi, tetep momen paling banyak di daerah tongkrongan masing-masing. Yah, kalau
misalnya bias Anda sekalian sering di center, pastikan Anda punya tiket aja
sih.
6. Beli lightstick jangan mepet.
Konser tanpa lightstick? Ibarat makan ayam kaepsi tapi kulitnya diembat temen, kurang mantep. Sayang aja sih nggak ada lightstick, apalagi kalau untuk Anda-Anda
sekalian yang boygroup-nya bakal
masih bisa konser di tahun berikutnya. WUH, JLEB.
Harga lightstick emang nggak semahal tiket konser, tapi jangan lupa
masukin budget.
Harus pinter cari momen, ikut PO misalnya, terutama buat kalian yang udah niat
nonton. Harga PO biasanya lebih murah. Seandainya nggak sempat ikut PO, langsung
beli aja sehabis ticket war.
Soalnya, olshop-olshop pada pinter memanfaatkan momen fangirl kalau udah
kepepet.
![]() |
| Lighstick ku sayang |
7. Tukar tiket perjuangan juga
ternyata.
Karena gue kemarin jastip, gue
nggak terlalu tahu untuk yang ini. Biasanya lokasi tukar tiket di sekitar venue,
jadwalnya beberapa hari sebelum hari H dan hari H-nya itu sendiri. Kalau nggak
salah disuruh bawa identitas diri sama e-ticket
yang mau dituker. Prosesnya sama normal aja, antre sambil tahan panas-panasan. Hmm.
8. Transportasi ke ICE jangan lupa,
nggak mungkin pake baling-baling bambu.
Untuk
dari luar kota
Pertama, pastikan tiket pesawat
atau tiket kereta tersedia pada hari yang diinginkan, jangan mepet mesennya,
nggak lucu kalau udah ada tiket konser tapi kehabisan tiket untuk transport. Untuk
jalur kereta, setelah dari Stasiun Gambir, ambil kereta ke arah Stasiun
Manggarai, kemudian pindah kereta yang menuju Stasiun Tanah Abang, lalu ambil kereta ke Stasiun Rawa Buntu atau Stasiun Serpong.
Kedua, tempat nginep. Kalau punya
saudara di sekitar Jakarta, manfaatkanlah,
minimal menghemat uang buat bayar penginapan atau hotel. Penginapan atau hotel sebenarnya banyak banget di sekitar ICE dengan harga yang beragam, searching aja di traveloka atau pegi-pegi
untuk info lebih lengkapnya. Yang paling deket sih Santika, tetanggan ama ICE
dia mah.
Untuk
Jabodetabek dan sekitarnya.
Dari arah Tangerang : ambil jurusan
ke Stasiun Tanah Abang, kemudian ke stasiun Rawa Buntu atau Stasiun Serpong.
Dari arah Jakarta Kota, Bogor, dan
Bekasi : transit di Stasiun Manggarai
atau langsung ambil yang ke Stasiun Tanah Abang, kemudian ke Stasiun Rawa Buntu
atau Stasiun Serpong.
Dari Stasiun Rawa Buntu atau
Serpong tinggal pesen driver online.
Seandainya kalian dateng konser cuma berdua atau bertiga, cari temen aja di
sekitar stasiun yang kira-kira mau ke ICE juga agar biaya transport lebih
murah. Sapa aja, pas masih di dalam kereta atau di sekitar stasiun, pasti
banyak kok. Lumayan guys, nambah temen.
PENTING
BANGET UNTUK DIGARISBAWAHI. Jangan remehkan lalu
lintas Jabodetabek, pikirin baik-baik soal ini terutama kalau tiket kalian free numbering. Kalau Wanna one kemarin
udah ada queue number sih, walaupun pada akhirnya nggak guna. HAHA. Let’s talk about it later~
Transportasi
pulang, soalnya nggak mungkin nebeng mobil doi.
Ini nggak kalah penting, jangan
sampai kelupaan karena udah keburu heboh dengan euforia menatap doi langsung. Untuk yang bawa kendaraan,
bisa parkir di basement. Harus
dateng lebih cepet biar nggak penuh. Keluarnya memang pasti ngantri sih, tapi
nggak bakal lama banget kayak nugguin dapet driver
online. NAH INI, plis jangan menggantungkan harapan satu-satunya ke driver online. Susah banget. Banget.
Banget. Gue berasa mau tiduran di pelataran hotel Santika saking putus asanya
waktu itu.
Saran gue, mungkin bisa janjian terlebih
dahulu dengan driver yang udah
nganterin kalian pas dateng, nego ampe kelar jabanin aja, daripada beneran
“kelar” setelah konser karena nggak bisa pulang. Minta mas driver parkir rada keluar dikit, biar cepet keluar trus ngejar
jadwal kereta. Nggak apa-apa jalan kaki sedikit, daripada jalan kaki beneran
ampe rumah.
9. Sedia sunblock sebelum gosong.
Pake sunblock yang bener, ICE panas bener MASYA ALLAH. Jangan sampai
karena berburu freebies kulit Anda
sekalian jadi abis. Malu, makin kebanting ntar sama doi yang tampil bak porselen.
10. Freebies bermakna setelah konser.
Gue sedikit menyesal sebenarnya
mengumpulkan freebies kurang banyak
kemarin. HAHA. PADAHAL KAN GRATIS. Gini loh, mas-mas-kpop kita itu konser belum tentu tiap
tahun, untuk Wannaone malah mungkin ini terakhir kali, yee si semprul pake diingetin!
Ehem. Jadi, kelar konser, gue beres-beres tas yang gue bawa waktu itu, pas gue
ngeliat freebies, gue jadi terenyuh
gimana-gimana gitu. ITU SEMACAM SOUVENIR GITULOH. Semacam tanda, kalau kemarin
kalian nonton konser, kalau kemarin abis kumpul bareng satu fandom, kalau kemarin abis teriak-teriak bareng. Nggak tahu sih, apa
gue yang mungkin terlalu melankolis kali.
Saran untuk yang mau ngumpulin freebies. Pertama, beberapa fanbase biasanya ngasih tau kalau mereka
bakal bagi-bagi freebies di sekitar venue
dan ada yang udah ngeshare foto bentukan freebies-nya
gimana. Refresh terus akun fanbase buat tau mereka lokasinya di
venue sebelah mana. Kedua, sedia hape dan kuota, syarat utama biasanya disuruh follow akun tertentu. Ketiga, siap
mental untuk hunting, nggak jauh-jauh
amat sih, palingan sekitaran Hall-3 ampe Hall-9, betewe, itu jauh malih.
Cerita tambahan nih soal freebies. Kemarin ada pembagian freebies dari fanbase nya Guanlin atau masternim ya? Freebies
yang dibagi mantep, yaitu foto Guanlin ukuran gede, kualitasnya bagus banget. Yang
bagi-bagi juga mantep, dari
China cuy! Makanya itu pembagian freebies-nya
juga khusus untuk Guanlin-stan. Lu
pikir bisa ngibul dengan ngaku-ngaku sebagai fans Guanlin padahal baru searching foto Guanlin pas ikutan
ngantri? Huh, kaga. Jadi, si mbak-mbak, 3 orang itu, bakal ngecek avatar twitter dan header twitter, foto Guanlin atau enggak. Lolos? Belum. Gallery nya bakal dilihat juga, banyak
nggak foto Guanlin. Soalnya biasanya kpopers nyimpen foto doi-nya dengan
folder khusus di hape. Kelar? Mane. Si mbak-mbak bakal misahin kita dari
barisan, trus nanya satu pertanyaan yang “Guanlin banget”. Gue lolos?
Boro-boro. Pada tahap mbaknya minta ngeliatin gallery hape, gue cuma bisa nyengir, ditambah si mbak melihat gue
megang kipas segede rumah gambar mukanya “si mas”. HAHA. Ditolak udah
selesai. Gue salut banget sih ini. Si mbak mastiin banget, kalau yang dapet
nggak bakalan ‘ngeremehin’ pemberiannya, kalau yang dapat beneran yang beneran
banget Guanlin-stan, kalau yang dapet bakal sangat berterimakasih.
By the way, setelah gue stalk akun si mbak, dia tiap
bulan ngasih hadiah ke Guanlin macem Gucci,
Balenciaga, Supreme, dan sejenisnya. ASHOYY.
![]() |
| twitter acc : @ZzangZzangFairy |
Bentar, ada lagi! Ternyata mereka juga bagi-bagi freebies ketika konser di Kuala Lumpur dan Singapura. WOW.
Masih ada man! Untuk konser Wannaone yang di Kuala Lumpur, si mbak malaikat
ini bagi-bagi 35 tiket konser. GRATIS. Tiketnya Category-1. Syaratnya gampang banget, tapi yang paling penting
harus Guanlin-stan.
HUAAA. Fangirl
macem gue yang harus nabung berbulan sebelumnya demi nonton satu konser bisa
apa. Gue berasa mau selingkuh dari “si mas” biar dapet tiket di Kuala Lumpur,
tapi nggak bisa, hati nggak bisa bohong. Halah.
By the way, gue kalau jadi Guanlin terharu ampe
nangis kalau punya orang yang "berkorban" sampe segini. Kalau kita
pikir pakai logika, apa yang didapatkan dari bagi-bagi tiket gratis,
bagi-bagi freebies ampe ke tiga negara, dan ngasih Guanlin hadiah
yang harganya nggak main-main. Dia dapet uang? Enggak. Berkorban uang ada kali.
Tapi, banyak hal yang nggak bisa diselesaikan dengan logika guys, banyak
hal yang dilakukan tanpa mengharapkan imbalan berupa materi. Ada semacam
kepuasan dan bahagia yang tak terungkapkan dibalik semua ini.
![]() |
| See? Harapan mereka "hanya" kita terus support Guanlin :") |
11. Pastikan perut aman dan tentram di
sekitar venue.
Perut aman itu menyangkut dua hal,
makanan dan proses keluar makanan. Untuk makanan, pihak konser biasanya
menyediakan food truck, lalu nggak jauh dari sana ada mekdi, bisa jalan kaki
atau mesen online untuk yang mager. Alternatif lain bawa makan dari rumah.
Pastikan sebelum masuk venue jangan kelaparan, plis jangan, soalnya abis konser
itu bakal capek banget. Serius. Tambahan, harga disana bisa selangit, gue mau
beli aqua botol kelar konser aja harganya 20 ribu.
Untuk proses keluar makanan.
Hmm. Wc umum disana sangat tidak di rekomendasikan, sangat ramai, antre panjang
banget berasa antrian tukar tiket lagi dan perlahan bisa membunuh. Sayang dong
kalo mati, udah beli tiket mahal.
12. Jangan tinggal sholat. Kali aja
dapet rezeki abis sholat. Ini gue serius. Postingan selanjutnya gue ceritain
dah.
Untuk yang beragama Islam sholatnya
jangan tinggal ya, ada kok musholla di basement Hall-3. Mungkin ada juga di
tempat lain, tapi gue nggak tahu. Emang rame sih, sabar-sabar aja ngantri,
pasti dapet giliran kok. Sambil ngantri ngapain kek, ngafalin fanchant misalnya. Bawa mukena sendiri
aja. Dzuhur dan Ashar bisa dijama’ kalau takut ribet, tapi bagus banget sih
kalau mau balik lagi ke basement
untuk Ashar sebelum masuk venue.
Maghrib dan Isya harus dijama’ soalnya biasanya sebelum waktu Maghrib udah
disuruh masuk.
Sebenarnya gue masih ragu sih,
boleh atau enggak ini jama’ sholat kalau begini kondisinya, tapi ya gini upaya
biar nggak tinggal gitu loh sholatnya. Sayang banget kalau lewat. Ketemu doi urusan dunia, sholat ntar ampe akhirat ditanyain. Masuk venue asal ada tiket,
masuk surga ya harus sholat.
13. Kenalan dong sesama fandom!
Gue aslinya tipe orang yang sering
bingung di tengah keramaian, gue harus ngapain, apa gue duduk aja atau harus ikutan
keliling-keliling. Tapi, kemarin adalah salah satu kerumunan orang yang bikin
gue nggak canggung karena udah “merasa menjadi bagian”. Paham nggak? Jadi gini,
disana gampang banget buat nyari temen. Obrolan singkat di awal tentang “eh, bias lu siapa?” bisa berkembang ke
obrolan-obrolan lainnya. Itu bakal seru banget buat membunuh waktu. Percaya
sama gue, nggak rugi buat nambah temen. Kali aja ntar bakal dapet info konser
selanjutnya (SEMOGA ADA YA ALLAH)
atau info-info seru lainnya tentang kpop.
14. Finally masuk section!
Eh sumpah ini deg-degan parah pas
udah di dalam venue. WUHH. Garis bawahi, Jangan sampe karena ingin melihat
“sesama manusia” jadi tidak berprilaku seperti manusia. Yang lu dorong itu
orang loh, bukan samsak.
15. Tuhan sedang tersenyum ketika
menciptakan Ong Seongwoo dan Hwang Minhyun.
16. Suara Ha Sungwoon jernih banget
berasa sering nyemilin Cling!
17. Gapaham lagi gue kok iso itu bahu
Kang Daniel lebar banget kayak landasan terbang, aku jadi ingin senderan.
Iyaaap! Yuhu, selesai sudah tips
plus bacotan dari gue untuk mbak-mas sekalian. Gue harap berguna ya. Kalau mau tanya, langsung komen aja, atau hubungi social media gue.
Nonton konser emang punya sensasi
sendiri guys, nggak bisa digantikan dengan beli album atau merchandise. Teriakan dan musik berdentum-dentum di venue jadi kenangan tersendiri yang tak terlupakan. Sesuatu yang dirasakan karena pada akhirnya bisa melihat secara langsung sekelompok orang yang biasanya cuma dari layar hape, sukses bikin nggak move on selama 3 hari lebih. So, enjoy
your concert, fellas!
.
.
.
By the way, esok harinya, pas hari
Senin, gue ketemu dua member Wanna One di mall. Yuhu! So, nantikan postingan
selanjutnya ya.





